Minggu, 27 Desember 2015

Buku Favorit 2015

Seorang teman bertanya ke saya, "apa buku favorit mu sepanjang tahun 2015 ini? ". Otak saya berputar kencang waktu itu seperti hardisk yg dipaksa kerja ekstra untuk menjawab pertanyaan spontan itu. Dan saya tak menemukan apa apa. Sepulang nya, saya tertarik untuk membuat list buku favorit itu, list nya tercapai, 10 buku yg masuk dalam daftar nya. Namun saya masih kurang greget ngliat daftar buku itu. Selang berapa hari, entah dapat wansit dari mana, saya kepikiran untuk mengkategorikan buku itu, dan mempersempitnya. Cukup bertapa 10 menit, saya memilih 4 kategori. Pemilihan ini bukan sembarangan, tentu didasarkan pada buku yg saya punyai dan baca sepanjang tahun ini. Udah, nggak usah berpanjang lebar ataupun cari keliling lingkaran, inilah 4 buku terfavorit itu berdasarkan kategori yg saya sukai :

1. Jalan Bandungan
Di novel fiksi saya memilih Jalan Bandungan, sebagai favorit saya. Tak dipungkiri bagi saya, saya udah membaca novel ini 2 kali dibandingkan novel lainya yang saya baca cuma sekali. Dan saya tak bosan untuk mengulanginya

2. Melihat Api Bekerja
Kategori kumpulan puisi, saya memilih Melihat Api Bekerja karya mas Aan. Alasannya nya sederhana, saya tak pernah merasa puas membaca buku ini, selalu ada kata lagi dan lagi untuk membaca puisi nya. Sebelumnya, buku ini harus berduel dengan buku "Hujan Bulan Juni" di otak saya. Tapi saya sadar diri, "Hujan Bulan Juni" sudah saya baca sejak tahun 2014, meskipun terkadang saya masih suka membacanya di tahun ini. Tapi yaa, harus ada satu yg mewakili kategori ini, dan hati saya memilih Melihat Api Bekerja, tanpa menyampingkan Hujan Bulan Juni di hati saya.

3. Tembak Bung Karno, Rugi 30 Sen
Ini buku sejarah yg menarik, mbak Walentina membawakannya dengan amat objektif. Dalam sejarah, selalu ada pandangan atau perspektif yang berbeda, apalagi bila sejarah itu pernah ditutupi, mbak Walentina dengan apik membawa kan semua kemungkinan itu, dan penilaian akhir nya dari sang pembaca sendiri.

4. Hidup Sederhana
Di kategori pengembangan diri, saya memilih Hidup Sederhana karya Desi Anwar ini sebagai favorit saya tahun ini. Saya sangat terinspirasi bagaimana setiap renungan teh Desi ini menjalani hidup.

Jadi itulah 4 buku favorit saya mewakili 4 kategori koleksi buku saya. Pertanyaan selanjutnya, apa buku favorit mu sepanjang tahun 2015 ini?


0 komentar:

Posting Komentar

Monggo di komentari, Kasih kripik pedasnya juga nggak apa apa...